Skip to main content

Manusia cerdas

 Contoh.....

Penerapan Algoritma Machine Learning Pada Chatbot E-Commerce Jersey

Bagi yang menyukai sepak bola pasti sering mendengar istilah “jersey”. Lalu, apa itu jersey? Pakaian yang identik dengan bola ini merupakan kaos berbahan polyster yang banyak dipakai untuk kegiatan olahraga. Sebenarnya, Bukan hanya untuk permaianan sepak bola saja, namun beragam olahraga pun juga memakainya sebagai kostum.

Apa itu Jersey => Disini pengertian jersey merujuk pada pakaian yang dikenakan oleh pemain sebuah klub. Umumnya,dibagian depan jersey terpampang lambang tim pada dada sebelah kiri dan ikon brand yang memproduksi di  sebelah kanan. Sementara itu,nama dan nomor pemain tercetak dibagian belakang.

Sebenarnya disini saya ingin membagikan sebuah pengalaman saya ketika mengerjakan projek selama magang. Jadi, judul dari projek tersebut adalah Penerapan Algoritma Machine Learning Pada Chatbot E-Commerce Jersey.

Mari kita bahas secara detail, diuraikan seperti berikut :

Perkembangan teknologi membuat banyak sekali industri untuk melakukan otomatisasi dalam pembaruan proses bisnisnya. Salah satu penerapan dari perkembangan teknologi otomatisasi dengan algoritma machine learning adalah ChatbotMungkin dari kita sudah pernah menjumpai pada beberapa website,media sosial akun resmi maupun media lain yang sudah menerapkan chatbot. Chatbot adalah sebuah program otomatisasi yang bisa membantu dalam proses interaksi dengan pelanggan secara otomatis berdasarkan serangkaian peristiwa atau kondisi yang sudah ditentukan sebelumnya.

Chatbot merupakan sebuah program komputer yang dirancang untuk menstimulasikan sebuah percakapan atau komunikasi yang interaktif kepada pengguna. Program komputer ini bisa menirukan percakapan manusia baik melalui text,suara maupun visual. Chatbot  menggunakan berbagai teknologi di dalamya seperti Artificial  Intelligence,Machine Learning,Deep Learning, dan Natural Language Processing. Machine Learning bisa di aplikasikan sebagai mesin yang mempelajari, menganalisa dan mengenal bermacam-macam bahasa pada chatbot, sedangkan Natural Language Processing mempunyai kemampuan untuk mengerti dan memahami bahasa manusia lalu memberikan jawaban yang sesuai dengan bahasa yang digunakan para pengguna.

Penerapan chatbot pada suatu layanan akan sangat dirasakan oleh pengguna karena tersedia dalam 24 jam. Tentunya hal ini sangat bertolak belakang dengan pekerjaan sebagai customer service. Walaupun kenyataannya tidak sama persis seperti manusia memberikan jawaban secara lengkap namun dirasa sangat membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang dikeluhkan pengguna. Salah satu penerapan chatbot yaitu pada e-commerce jersey.

Gambar 1. Arsitektur Aplikasi 

Chatbot ini bisa digunakan oleh dua jenis pengguna, yaitu pengguna berstatus admin/penjual dan pengguna berstatus user/pelanggan. Pengguna berstatus penjual bisa melihat daftar teman atau pelanggan yang menyukai halaman chatbot, mengelola data pelanggan, mengelola kata kunci serta respon informasi mengenai jersey pada basis data. Sedangkan pengguna berstatus pelanggan bisa mendapatkan informasi tentang e-commerce jersey dengan cara menanyakan pada chatbot menggunakan kata kunci yang sesuai atau kata yang sudah ditraining sebelumnya.

Aplikasi yang akan dirancang merupakan sebuah aplikasi chatbot yang membahas mengenai informasi pemesan jersey. Aplikasi ini diterapkan pada facebook messenger, sehingga user dengan mudah menggunakannya sama seperti aplikasi chatting lainnya.

Pada gambar 2 merupakan tampilan halaman chatbot e-commerce jersey atau jerbot pada facebook mesenger. Untuk memulai percakapan dengan jerbot bisa mengklik mulai. 

Gambar 2. Tampilan Halaman Awal Jerbot Pada Messenger

Setelah user mengklik mulai, maka jerbot secara otomatis akan menjawab dengan menggunakan kata sapaan atau perkenalan.

Gambar 3. Sapaan Perkenalan Jerbot

Seperti chatbot pada umumnya, user bisa menanyakan lebih lanjut untuk mendapatkan informasi lebih banyak mengenai e-commerce jersey tersebut. Informasi-informasi yang hanya bisa diberikan oleh jerbot kepada user seperti: cara pesan, harga, ukuran, pengiriman, pembayaran, dan lain-lain.

Gambar 4. Jerbot Menjawab Pertanyaan Dari User

Ketika pertanyaan dari user tidak sesuai dengan data yang sudah dimiliki oleh jerbot sebelumnya atau kata-kata tidak cocok, maka jerbot bisa meminta user untuk mengulangi pertanyaannya. Percakapan atau obrolan selesai saat kata yang dimasukkan bisa dipahami oleh jerbot.

Gambar 5. Kata Tidak Dimengerti Jerbot

Silahkan mencoba untuk bertanya langsung dengan chatbot dari e-commerce jersey atau JERBOT melalui Facebook Messengger dapat mengklik link dibawah ini : https://web.facebook.com/messages/t/106542788738974

Terima Kasih.
Salam,
#PYN

Comments

Popular posts from this blog

AI Itu Apa, Sih? Cerita Tentang Si Pintar Buatan

Pernah nggak sih kamu lagi scroll TikTok, terus tiba-tiba muncul video yang “kamu banget”? Padahal kamu nggak pernah nyari itu sebelumnya. Atau pas kamu lagi ngetik pesan, tiba-tiba HP kamu udah bisa nebak kata yang mau kamu tulis? Nah, itu semua kerjaannya AI. Atau nama lengkapnya, Artificial Intelligence. Bahasa kerennya sih Kecerdasan Buatan. Jadi ceritanya gini… Bayangin ada otak, tapi bukan otak manusia. Ini otak buatan yang ditanam di komputer atau mesin, biar mereka bisa mikir dan ambil keputusan sendiri. Nggak perlu disuruh satu-satu, mereka bisa belajar dari kebiasaan kita. Awalnya aku juga bingung, "AI itu robot yang bisa ngomong gitu ya?" Tapi ternyata bukan cuma itu. AI itu lebih luas. Bahkan, aplikasi ojek online yang kasih tahu kita jalur tercepat itu juga udah pake AI. Pas aku pesen makanan online kemarin, tiba-tiba muncul saran makanan yang aku suka banget, padahal aku nggak pernah bilang ke aplikasinya. Ternyata, itu juga kerja si AI. Dia lihat riwayat pesana...